DEWARTA.COM, TANJAB BARAT – Keterbatasan APBD tak mematahkan semangat dan menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat untuk memacu pembangunan infrastruktur demi kemajuan daerah agar bisa bersaing dengan daerah lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tanjabbar, Agus Sumantri, SH, MH, melakukan langkah strategis dengan menemui langsung Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto, Kamis (8/1/26).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ajang lobi penting bagi Kabupaten Tanjabbar untuk mendapatkan kucuran dana pusat demi pengembangan dua proyek vital: Pelabuhan Roro Kuala Tungkal dan Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Baru.
“Menembus” Pusat demi APBN
Agus Sumantri menegaskan bahwa mengandalkan anggaran daerah saja tidak akan cukup untuk melakukan transformasi infrastruktur besar. Oleh karena itu, menjalin sinergi dengan wakil rakyat di Komisi V—yang membidangi infrastruktur—adalah kunci utama.
“Ini salah satu upaya dan siasat untuk pembangunan daerah. APBD kita hari ini tidak memungkinkan untuk pembangunan skala besar, maka langkah menembus ke pusat melalui anggota DPR RI harus kita gencarkan demi mewujudkan Tanjab Barat Berkah Madani,” ungkap Agus Sumantri.
Dalam pertemuan tersebut, Agus juga secara resmi menyerahkan dokumen pendukung teknis agar rencana pengembangan ini segera masuk dalam prioritas nasional.
Efek Domino bagi Ekonomi Rakyat
Pengembangan Pelabuhan Roro bukan sekadar mempercantik dermaga, melainkan tentang menghidupkan urat nadi ekonomi Jambi. Agus memaparkan bahwa pelabuhan yang mumpuni akan mempermudah mobilisasi komoditas unggulan daerah.
“Pelabuhan kita itu kalau besar nanti berdampak luas pada ekonomi. Tidak hanya jasa penyebrangan orang, tapi juga akses vital bagi komoditas pertanian dan peternakan kita ke luar daerah,” jelasnya.
Selain Roro, rencana pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Baru juga menjadi fokus pembicaraan. Lokasi yang dibidik berada di dekat Pelabuhan Roro, memanfaatkan lahan milik Pemkab Tanjabbar yang masih tersedia. Proyek ini dinilai sangat mendesak karena fungsi pelabuhan bongkar muat sangat krusial bagi kelancaran logistik dan perdagangan masyarakat.
Sinyal Hijau dari Senayan
Gayung bersambut, Edi Purwanto menyambut baik inisiatif dan keseriusan Pemkab Tanjabbar. Mantan Ketua DPRD Provinsi Jambi tersebut sebelumnya memang telah meninjau langsung kondisi lapangan di Kuala Tungkal.
Edi menyatakan komitmennya untuk mengawal usulan ini di tingkat pusat, namun ia juga menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen di daerah.
“Insyaallah kita upayakan (pengembangan pelabuhan). Tapi kita juga butuh dukungan penuh dari semua pihak, termasuk kesiapan dari pemerintah daerah sendiri,” ujar Edi Purwanto dalam keterangannya.
Pertemuan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat agar wajah pelabuhan Kuala Tungkal bertransformasi menjadi pusat ekonomi yang modern dan kompetitif di Provinsi Jambi. (mas)



