LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI

Rabu, 26 Oktober 2022 - 12:16 WIB

Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

DEWARTA.COM – Dari Januari hingga penghujung Oktober tahun 2022 ini, terhitung total ada sebanyak 31 kali kejadian kebakaran menimpa pemukiman warga, yang tersebar di 10 Kecamatan dari 13 Kecamatan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dengan rincian, Kecamatan Tungkal Ilir paling banyak dilanda musibah kebakaran, terhitung sebanyak 10 kali kejadian kebakaran. Disusul Kecamatan Betara 4 kejadian kebakaran, Kecamatan Pengabuan 2 kali kebakaran, Kecamatan Tungkal Ulu 2 kali kebakaran, Kecamatan Bram Itam 1 kali kejadian kebakaran. Kecamatan Kuala Betara 1 kali kebakaran, Kecamatan Senyerang 2 kali kebakaran, Kecamatan Tebing Tinggi 3 kali kebakaran, Kecamatan Muara Papalik 3 kali kebakaran, dan Kecamatan Batang Asam 3 kali kebakaran. Hanya tiga kecamatan yang belum tersentuh amukan sijago merah sejak awal tahun 2022, yakni Kecamatan Renah Mendaluh, Kecamatan Seberang Kota dan Kecamatan Merlung.

Baca Juga  Bupati dan Ketua TP PKK Hadiri Sunatan Massal Dinkes Tanjabbar Peringati Hari Jadi ke-60 Tanjabbar dan HUT ke-80 RI

Puluhan rumah pun menjadi santapan si jago merah. Sedikitnya sebanyak 94 bangun rumah ludes dilahap.

Sekretaris Damkar Tanjab Barat, Zulkifli, mengaku ikut prihatin dengan banyaknya kejadian kebakaran yang menimpa warga.

“Ya, hari ini ada lagi kejadian kebakaran. Di Pematang Lumut. Tentunya kita prihatin dengan kondisi ini. Dan sudah sering kita ingatkan, kita himbau agar warga yang meninggalkan rumah pastikan dulu listrik, kompor, obat nyamuk, lilin dan lainnya sudah dimatikan,” ujar Zulkifli, Rabu (26/10/22).

Menurut Zulkifli, faktor kondisi bangunan rumah yang rata-rata terbuat dari kayu dan bersusun rapat menjadi salah satu penyebab mudahnya api menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.

Baca Juga  Harlah NU ke-102 dan Muslimat NU ke-79, Bupati Tanjab Barat Serukan Sinergi untuk Indonesia Maslahat

Kemudian faktor jalan dan gang yang sempit kadang mempersulit akses mobilitas mobil Damkar. Hal ini, kata Zulkifli menjadi salah satu faktor penghambat proses pemadaman api.

Melihat kondisi yang amat memprihatinkan ini, Bupati Tanjab Barat, Drs H Anwar Sadat, M Ag mengatakan, sudah saatnya musibah kebakaran ini mendapat perhatian lebih serius lagi. Tidak hanya sebatas memberikan bantuan sembako kepada para korban musibah kebakaran. Tetapi alangkah lebih baiknya juga berusaha mendirikan rumah sederhana buat para warga korban musibah kebakaran.

“Mudahan rencana dan niat baik kita ini didukung semua pihak, sehingga bisa terwujud,” ujar bupati.

“Tentunya kita tidak ingin kejadian yang sama terulang lagi,” tandasnya. (sya)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Diikuti 51 Peserta, Porprov Kormi Gelar Festival Layangan di Kualatungkal

DAERAH JAMBI

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Ketiga Tanggapan Bupati Atas LKPJ dan Pansus

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Berikan Sepeda Baru dan Kursi Roda ke “Wong Cilik”

DAERAH JAMBI

Disambut Meriah, Kapolda Jambi Resmikan Klinik dan Asrama Polres Tanjabbar

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Buka TC Ketiga Qori Qoriah Tanjab Barat Hadapi MTQ ke-52 Provinsi Jambi

DAERAH JAMBI

Luruskan Soal Tapal Batas, Pimpinan DPRD Tanjab Barat Temui Kemendagri

DAERAH JAMBI

Paham Kebutuhan Masyarakat, Bupati UAS Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

DAERAH JAMBI

Bayi Mungil Ini, Gratis Naik Kapal Seumur Hidup