LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI / PEMERINTAHAN

Rabu, 9 September 2026 - 11:24 WIB

Pertahankan Kualitas Menu MBG, SPPG di Tanjab Barat Putar Otak Siasati Lonjakan Harga Ayam Pakai Cara Ini

DEWARTA.COM, TANJAB BARAT – Upaya tetap mempertahankan kualitas menu di saat harga barang kebutuhan dapur cenderung merangkak naik memang tidak mudah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memutar otak supaya tetap mempertahankan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Hampir selama dua bulan terakhir kenaikan harga paling mencolok ada pada harga ayam potong yang naik cukup drastis yang semula berada pada kisaran harga Rp 35.000 – Rp 38.000 per kilogram kini merangkak naik pada kisaran harga Rp 45.000 – Rp 48.000 per kilogram.

Salah satu SPPG yang beroperasi di dalam Kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengaku terpaksa menyiasati kenaikan harga Ayam Potong ini dengan memilih alternatif menggunakan Ayam Fillet. Karena Ayam Fillet yang meskipun secara harga lebih mahal dibanding Ayam Potong, namun potongannya bisa lebih banyak pembagiannya.

Baca Juga  Pengamat Politik Jambi As'ad Isma Nilai Mundur dari Kursi Legislatif dan Maju Pilkada Pilihan Politik Cerdas

“Ayam sekarang mahal cara menyiasatinya ayam potong sekarang harga sekitar Rp 48.000 yang biasanya kita potong 10 jadi dapat untuk 10 porsi MBG. Jadi kami pakai ayam fillet yang 1 kilonya memang harganya lebih mahal Rp 56.000 tapi bisa dapat lebih dari 10 potong ayam untuk lebih 10 porsi menu MBG,” beber Kepala SPPG Tungkal III, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, M. Rezki.

Tingginya harga Ayam ini, Kepala Dinas Koperindag UMKM Tanjab Barat, Syawaludin Tanjung, membenarkan bahwasanya per hari ini harga Ayam masih cukup tinggi berada pada kisaran harga Rp 47.000 – Rp 48.000 per kilogram.

Baca Juga  Tunjukkan Kepedulian, Dewan Ikut Bagikan Sembako ke Warga Desa

Syawaludin mengatakan, terkait kenaikan harga ayam potong dan kebutuhan dapur lainnya, pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memantau dan mengontrol harga pasar.

Ia mengatakan kenaikan harga ayam potong sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir yang dipicu oleh tingginya kebutuhan akan ayam.

“Ya, kita sudah lakukan sidak ke pasar. Kita lakukan pemantauan supaya tidak terjadi penimbunan dan lonjakan harga yang diluar kewajaran supaya stok barang dan harga tetap terkontrol,” kata Kepala Dinas Koperindag UMKM Tanjab Barat, Syawaluddin Tanjung, Rabu (09/09/26).

“Dari hasil sidak itu kami dapatkan harga ayam paling mencolok naiknya. Sementara harga kebutuhan dapur lainnya relatif stabil. Sidak akan masih terus kita lakukan supaya jangan sampai terjadi penimbunan,” tandasnya. (eng)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Pjs. Bupati Tanjabbar Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 di Bram Itam

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sungai Nibung

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Pimpin Rakor Pembangunan Jargas Rumah Tangga di Tanjab Barat

DAERAH JAMBI

Jenguk Pasien Sakit Jantung di RSUD Daud Arif, Bupati Beri Kartu Berobat Gratis

DAERAH JAMBI

Asisten I Luruskan Pemahaman Keliru Soal Tapal Batas Tanjabbar – Tanjabtim

DAERAH JAMBI

Wakil Bupati Tanjab Barat Gabung Retreat Akmil, Siap Dapat Pembekalan dari Pemimpin Nasional

DAERAH JAMBI

Safari Subuh di Masjid Jamalia, Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Aktif Jaga Kenyamanan Lingkungan

DAERAH JAMBI

‘Tangkapan Besar’ 3 Kg Sabu-sabu, Polres Tanjab Barat Ringkus Jaringan Narkoba Internasional