LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / PEMERINTAHAN / POLITIK

Kamis, 15 Oktober 2020 - 09:28 WIB

Anwar Sadat Presiden Mesir Sekaligus Juru Damai dan Pahlawan Pembebasan

DEWARTA.COM – Tepat pada tanggal yang sama hari ini, ANWAR SADAT terpilih menjadi presiden ketiga Mesir.

Anwar Sadat menjabat Presiden Mesir sejak 15 Oktober 1970. Ia lahir pada 25 Desember 1918 di Mit Abu al-Kum al-Minufiyah, Mesir. Ayahnya merupakan orang Mesir dan ibunya Sudan.


Anwar Sadat lulus dari Akademi Militer Kerajaan di Kairo pada 1938 dan ditunjuk menjadi pemimpin kesatuan militer.

Ia masuk militer sebagai Letnan Dua dan ditempatkan di Sudan, ketika itu Mesir dan Sudan merupakan satu negara. Di sana ia bertemu dengan Gamal Abdel Nasser dan beberapa perwira junior.

Baca Juga  Beri Sambutan Meriah, Masyarakat Makmur Jaya Optimis UAS - Katamso Berjaya Menang Pilkada

Kemudian, mereka membentuk gerakan rahasia prajurit pembebasan yang berkomitmen membebaskan Mesir dari dominasi Inggris dan korupsi keluarga kerajaan. Kelompok perwira pembebasan kemudian menggulingkan Dinasti Muhammad Ali saat Revolusi Mesir pada 1952.


Anwar Sadat menjadi orang kepercayaan Gamal Abdel Nasser, yang ia gantikan sebagai presiden pada 1970. Dalam masa 11 tahun kepemimpinannya sebagai presiden, ia melakukan sejumlah perubahan diawali dari beberapa prinsip ekonomi dan politik Nasserisme melalui penataan sistem multipartai.

Baca Juga  Indra Safari Ketua Tim Relawan Muklis-Supardi Mundur, Tanpa Sebutkan Alasan


Kepemimpinannya pada Perang Oktober 1973 dan pengembalian Semenanjung Sinai menjadikan ia pahlawan Mesir. Kunjungannya ke Israel yang berujung pada kesepakatan damai Mesir-Israel membuat dia dianugerahi Peace Abbey Courage of Conscience pada 11 September 1991. (*)

Sumber : media indonesia

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Tanggul Warga Seberang Kota Jebol, Bupati Bekukan PT PWS

DAERAH JAMBI

Optimis Berpasangan dengan Kader Golkar, Amir Sakib : Survey Saya Masih di Atas

DAERAH JAMBI

Bupati : Pajak Penting Penentu Keberhasilan Pembangunan

DAERAH JAMBI

Guru Madrasah Curhat ke Cabup UAS, Minta Tambah Gaji Rp 50 Ribu, Hasilnya Kecewa

DAERAH JAMBI

Bawaslu Tanjab Barat Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Penggiat Pers

POLITIK

Optimis UAS – Katamso Pemenang Pilkada Tanjabbar, Jahfar : Kita Punya Modal 100 Ribu Suara Gabungan Parpol

POLITIK

Usai Resmi Dilantik Faizal Riza Ucapkan Selamat Pelantikan Presiden RI Prabowo dan Wapres Gibran

DAERAH JAMBI

Unggul Debat Publik, Dwi Tunggal UAS-Hairan Makin Kencang “Blusukan” Kampanye