DEWARTA.COM, TANJAB BARAT – Upaya pencarian dua korban ambruknya jembatan penyebrangan IN (35) dan (NA (42) di Desa Sungai Landak sejak Rabu (20/05/26) hingga hari ini Senin (25/05/26) belum membuahkan hasil.
Meskipun tim sudah diturunkan namun memasuki hari keenam pencarian, Pemerintah Daerah bersama tim gabungan yang terus berupaya menemukan kedua korban dengan mengerahkan berbagai unsur telah dalam upaya pencarian, di antaranya tim Basarnas, pihak perusahaan setempat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut membantu pencarian di lokasi kejadian.
Teranyar, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Kapolres AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., meninjau langsung lokasi pencarian dua korban hilang di kawasan Desa Sungai Landak, Senin (25/05/26).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapannya agar kedua korban segera ditemukan. Ia juga meminta keluarga korban untuk tetap tabah dan terus memanjatkan doa.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari korban. Walaupun masa tanggap darurat Basarnas secara prosedur akan berakhir besok, pencarian tidak serta-merta dihentikan. Jika nantinya ada tanda-tanda atau informasi dari masyarakat, kami akan kembali turun melakukan pencarian,” kata Bupati.
Bupati Anwar Sadat tidak sendiri, peninjauan tersebut turut didampingi jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, tim Basarnas, Kepala Dinas Perikanan, Plh. Kepala Dinas PUPR, serta rombongan lainnya. Rombongan berangkat menuju lokasi pencarian pada pukul 13.30 WIB dan kembali tiba di Pelabuhan Lasdap Kuala Tungkal sekitar pukul 17.30 WIB.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan di lokasi hilangnya korban dengan melibatkan berbagai unsur terkait dan dukungan masyarakat setempat. (eng)







