LIVE TV
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Anwar Sadat Ikut Prihatin dan Serahkan Bantuan Tutup Festival Arakan Sahur, Bupati Ceritakan Kenangan Masa Kecil Safari Ramadhan Betara Kiri, Bupati Paparkan Peruntukkan Zakat dari TPP Polres Tanjabbar Gelar Apel Operasi Ketupat Idul Fitri 1443H Bupati Anwar Sadat Sidak, Harga Sembako di Tungkal Stabil

Home / DAERAH JAMBI / PEMERINTAHAN

Rabu, 28 Juli 2021 - 16:11 WIB

Didaulat jadi Narasumber Pelatihan di BPP, Begini Kata Bupati

DEWARTA.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Teknis bagi Non Aparatur Angkatan XXVIII (Komoditas Padi) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Jambi di Kecamatan Pengabuan, Rabu (28/07).

Diakui oleh pihak BPP maupun kelompok tani peserta pelatihan, pelatihan kali ini adalah momen perdana hadirnya bupati sebagai narasumber. Adapun materi pelatihan yang disampaikan oleh bupati terkait “Panen dan Pasca Panen Tanaman Padi”.

Dalam paparannya, Bupati yang juga didampingi Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat menjelaskan pentingnya menjaga kualitas/mutu beras dengan memperhatikan proses penyimpanan gabah setelah panen. Hal ini tentunya dimaksudkan agar beras yang dihasilkan petani dapat bersaing dengan beras dari luar seperti dari palembang, lampung, padang dan daerah lainnya.

Baca Juga  Buka MTQ Ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi, Bupati Harapkan Lahir Generasi Cinta Al-Quran

Pemerintah daerah kata bupati, telah melakukan terobosan dalam menyerap beras produksi petani di antaranya dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal yang dihasilkan petani tanjung jabung barat. Ditambahkan beliau, bahwa saat ini pemerintah juga telah menjalin kerjasama antar daerah termasuk dalam rangka mengembangkan potensi-potensi yang layak dikerjasamakan termasuk juga terkait pemasaran beras petani.

“Jadi dalam hal ini pemerintah akan terus berupaya mencari solusi pemasaran bagi beras produksi petani kita. Oleh karenanya sangat penting untuk memperhatikan dan menjaga kualitas beras agar bisa bersaing dengan beras produksi daerah lain,” imbuhnya.

Baca Juga  Tanjabbar Terima Penghargaan KLA Tahun 2021

Pada sesi diskusi, Bupati juga meminta aparatur penyuluh untuk selalu membantu petani guna mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu beras termasuk terkait kebutuhan alat perontok padi maupun lantai jemur sehingga gabah yang sudah disabit tidak terlalu lama di lahan yang bisa menyebabkan beras patah dan bewarna kekuningan.

Usai memberikan materi pada pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari para petani, pemilik penggilingan padi dan penyuluh kecamatan pengabuan dan senyerang tersebut, Bupati beserta istri meninjau gudang  produksi beras dan mengunjungi sentra UMKM usaha pembuatan kerupuk udang.

Hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura, Camat Pengabuan dan Narasumber dari Widyaiswara Bapeltan Provinsi Jambi. (mas)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Tim Anel 2 Jalan Nelayan Antusias Siap Sambut Calon Bupati UAS Malam Ini

DAERAH JAMBI

Pergantian di Polres Tanjabbar, Wakapolres Baru dan Dua Kasat Polwan

DAERAH JAMBI

Hari Ini, Vaksinasi di Rumah Dinas Bupati Bagikan Seribu Liter Minyak Goreng

DAERAH JAMBI

Tokoh Masyarakat dan Warga Tebing Tinggi Siap Bantu Menangkan UAS-Hairan

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Percepatan Pelaksanaan Program Tahun 2022

DAERAH JAMBI

Pembangunan Tugu, Dinilai Rusak Laman Orang Kayo

DAERAH JAMBI

Hadiri Wisuda Santri, Bupati Tekankan Pentingnya Pemberantasan Buta Aksara Alqur’an Menuju Tanjabbar BERKAH

DAERAH JAMBI

Peringatan HUT Provinsi Jambi Ke-65, Ketua DPRD Tanjabbar Sampaikan Harapannya