DEWARTA.COM, TANJAB BARAT – Kabar gembira menghampiri ribuan PPPK Paruh Waktu (PW).
Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali membuat terobosan dalam hal kebijakan kesejahteraan pegawai.
Melalui perhitungan matang, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menyampaikan kabar gembira bagi 2.375 PPPK Paruh Waktu, bahwa Tanjab Barat menjadi salah satu kabupaten yang memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PPPK Paruh Waktu.
Pengumuman ini disampaikan langsung di sela kegiatan Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Nurul Hidayah, Desa Kemuning, Kecamatan Bramitam, Selasa (10/3/26).
Pemberian THR akan diberikan serentak bersama dengan PNS dan PPPK Penuh Waktu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata Pemerintah Daerah atas dedikasi dan pengabdian para pegawai dalam mendukung roda pemerintahan.
Bupati menegaskan bahwa pemberian THR bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu ini akan dilakukan serentak dengan pencairan THR bagi PNS dan PPPK Penuh Waktu.
“Kami membawa kabar gembira bagi PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tanjab Barat. Insyaallah, mereka akan menerima tunjangan THR. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk mengapresiasi kerja keras rekan-rekan semua,” ujar Bupati Anwar Sadat di hadapan masyarakat dan tokoh agama yang hadir.
Kabar gembira ini tentu saja mendapat sambutan penuh suka cita dari ribuan P3K.
“Terima kasih pak bupati, semoga sehat selalu bersama keluarga,” ungkap salah satu perwakilan PPPK Paruh Waktu, Roy, dengan wajah sumringah.
Selain fokus pada kesejahteraan pegawai, dalam sambutannya Bupati juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bramitam.
Dirinya menyoroti peningkatan jalan aspal yang membentang dari Simpang Jalan Harmoko hingga jalan arah Parit 8 yang saat ini memasuki tahap penyelesaian.
“Peningkatan jalan ini sangat strategis untuk mewujudkan konektivitas antar-desa. Dengan akses yang lebih baik, perjalanan menuju Kota Kuala Tungkal akan jauh lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Bupati menaruh perhatian serius terhadap isu kesehatan, khususnya terkait temuan kasus stunting di Desa Kemuning. Ia menginstruksikan seluruh jajaran perangkat desa, puskesmas, hingga kader posyandu untuk memperkuat koordinasi dan melakukan penanganan secara berkelanjutan demi masa depan generasi muda di wilayah tersebut.
Sebagai bagian dari program Tanjab Barat BERKAH, dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Hidayah yang bersumber dari BAZNAS Tanjab Barat. Selain itu, terdapat bantuan pembangunan madrasah senilai Rp5 juta dari Bank Tanggo Rajo.
Tak hanya bantuan sarana ibadah, Bupati bersama Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., juga menyalurkan berbagai santunan bagi anak yatim, lansia, dan takmir masjid. Diserahkan pula bantuan Mushaf Al-Qur’an, alat kebersihan masjid, serta paket makanan bergizi bagi anak penderita stunting dan bantuan sosial Berkah Madani dari Dinas Sosial. (mas)








