DEWARTA.COM, KUALA TUNGKAL – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Awan mendung yang menyelimuti Kota Kuala Tungkal sejak selasa pagi (24/02/26) membawa kabar duka. Salah seorang ulama kharismatik KH. Hasan Basri (72 thn) berpulang ke rahmatullah wafat.
Ribuan murid KH Hasan Basri beserta masyarakat setempat mengantar alim ulama yang dikenal lemah lembut, tawadhu’ serta istiqomah dan sabar tersebut ke pemakaman setelah melaksanakan sholat jenazah.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. KH Anwar Sadat, M.Ag beserta Wakil Bupati Dr. H. katamso SA Ketua MUI, para Ustadz, Tuan Guru dan Habaib ikut menghadiri dan menyampaikan ucapan belasungkawa.
Semasa hidupnya KH. Hasan Basri dikenal sebagai sosok guru yang penyabar dalam mendidik murid-muridnya. Begitupun dalam hal menjalankan kehidupan beragamanya dan pergaulan keseharian. KH. Hasan Basri dikenal wara’, cinta ilmu dan murah senyum.
“Tuan guru KH. Hasan Basri adalah sosok yang sangat cinta kepada ilmu. Kalau beliau tertinggal atau terlupa mengikuti pengajian guru nya, beliau menjadi sangat bersedih, bahkan hingga menangis menyesali ketertinggalan tersebut,” ungkap Ustadz Arif yang sudah lama mengenal sosok almarhum.
“Begitu juga jika beliau diberi seseorang uang misalnya, sembari mengatakan ini untuk ongkos ojek Tuan guru. Maka KH. Hasan Basri benar-benar memakai duit itu melakukan perjalanan dengan memilih pakai ojek. Begitulah hati-hatinya beliau dalam beramal dan menjalani hidup,” imbuhnya.
Bupati Tanjab Barat, Drs. KH. Anwar Sadat pun menyatakan sangat merasa kehilangan dan berduka atas kepergian sosok yang sangat dihormatinya tersebut seperti orang tuanya sendiri.
“Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya ulama yang kita cinta KH. Hasan Basri, yang juga merupakan adalah guru kami. Semoga beliau Husnul Khotimah,” ucap bupati.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, turut menshalatkan, mendoakan, dan mengantarkan jenazah Almarhum KH. Hasan Basri.
Ribuan pelayat dari berbagai daerah memadati Masjid Agung Al Istiqamah dan Masjid Ponpes Al Baqiyatus Shalihat hingga ke lokasi pemakaman TPU Berkah, memberikan penghormatan terakhir kepada sosok ulama yang selama ini dikenal istiqamah dalam membimbing umat.
Sejak jenazah disemayamkan, masyarakat dari berbagai penjuru tampak berdatangan untuk ikut melaksanakan shalat jenazah dan memberikan penghormatan terakhir. Suasana haru begitu terasa ketika doa-doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, mengiringi kepergian Almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi pengantaran jenazah berlangsung khidmat, diikuti iringan para pelayat yang menunjukkan betapa besar kecintaan dan penghormatan masyarakat terhadap Almarhum. Langkah demi langkah mengiringi perjalanan terakhir beliau, diiringi doa keluarga, kerabat, dan para santri yang kehilangan sosok panutan yang telah banyak memberikan kontribusi dalam pembinaan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum KH. Hasan Basri dinilai sebagai sosok ulama yang istiqamah dalam berdakwah, membimbing umat, serta memberikan keteladanan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat, mengingat peran dan pengabdiannya yang begitu berarti dalam pembinaan keagamaan dan sosial. Semoga segala amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan. (eng)







