DEWARTA.COM, TANJAB BARAT – Tidak hanya berhenti pada himbauan supaya memakai masker. Camat Pengabuan, Ismail, S.Pdi, MH turun langsung ke masyarakat dengan dibantu staf Puskesmas Teluk Nilau membagikan ratusan masker.
Ratusan masker yang dibagikan ke masyarakat yang terdampak kabut asap di beberapa titik lokasi di Kelurahan Teluk Nilau, karena kondisi udara yang dinilai makin kurang kondusif bagi kesehatan pernapasan.
Camat Pengabuan, Ismail, mengatakan pihaknya mengkhawatirkan tingginya polusi udara membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.
“Kita berinisiatif membagikan masker ke warga karena melihat kondisi asap makin tebal, dan rentan terhadap kesehatan karena kondisi udara saat ini yang kita lihat makin memburuk akibat polusi tinggi serta kabut asap,” ujar Camat Pengabuan, Ismail, Kamis (08/10/26).
“Seperti kita ketahui penyebab asap hari ini dari kebakaran hutan dan lahan, makanya masker sangat berguna untuk menyaring partikel halus yang berbahaya bagi pernafasan kita,” terang Camat Pengabuan.

Perlu diketahui, hingga hari ini angka Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) khususnya di Kota Kualatungkal sudah mencapai 463.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sahala, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan kualitas udara pada Senin (12/10/2026), angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kuala Tungkal mencapai 463. Angka tersebut, menurut Sahala, masuk dalam kategori sangat berbahaya.
“Dalam satu hari, kita melakukan pengukuran kualitas udara sebanyak dua kali. Hari ini ISPU terpantau 463, dan ini masuk dalam kategori sangat berbahaya,” ujar Sahala, mengingatkan pentingnya penggunaan masker. (eng)




