LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI / POLITIK

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:15 WIB

Tegaskan Perubahan, UAS Tidak Ingin Lagi Sektor Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Dikucilkan

DEWARTA.COM – Calon Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat KH Drs Anwar Sadat, M.Ag (UAS) mengatakan, pemerintah harus hadir dan berpihak pada petani dan nelayan di Tanjab Barat.


Dikatakan UAS, Berkah itu menurut imam Ghazali adalah kebaikan kebaikan yang terus bertambah. 


“Istilah dalam politik point of change, yaitu perubahan perubahan  ke arah kebaikan. Maka istilah ini sangat tepat untuk kita, melihat kondisi kita saat ini,” kata UAS di hadapan masyarakat dan relawan pendukung, di Kecamatan Senyerang, Rabu (14/10/20).


“Banyak program kita nanti bersentuhan langsung dengan masyarakat kita. Jadi kita tidak usah bicara program yang muluk-muluk,” tegas UAS.

Baca Juga  Sholat Subuh Berjamaah, Bupati Anwar Sadat Dengarkan Keluhan Warga


Pembangunan ekonomi masyarakat kita di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ujar UAS, berlandaskan tiga pondasi ini pekebunan, pertanian, perikanan.


“Hal ini sesuai dengan wilayah kita.Kita akan usahakan memaksimalkan tiga sektor ini untuk menyejahterakan masyarakat kita. Caranya dengan menambah penganggaran di tiga sektor ini,” kata UAS.


Menurut UAS, bagaimana sektor perkebunan bisa bagus jika alokasi anggaran kecil hanya kurang dari 3 persen. 


Contohnya, untuk normalisasi sungai pembuatan tanggul dibutuhkan dana  sekitar Rp 7 Miliar. Dan jika hanya dengan mengandalkan dana desa jelas tidak akan cukup uangnya. 


Jika abrasi terjadi air pasang saat hujan, maka air akan lambat turun, dan akan terdampak pada buah pinang dan kelapa kita tidak maksimal lagi buah rusak karena kebun tergenang air.

Baca Juga  Parpol, Wong Cilik, Para Pengusaha, dan Kiai Sepuh Kompak Ingin UAS-Katamso Lanjutkan BERKAH MADANI, Ust.KH Said : Itu Fitnah

Dikatakan UAS, bagaiman pun bagus program kalau duit tidak cukup. Bagaimana mau membangun dan memajukan Kabupaten ke arah yang lebih baik lagi. 


Kedepan nanti kalau APBD kita sekitar Rp 1,2 Triliun per tahun, maka kita alokasikan 5 persen sekitar Rp 60 miliar untuk membangun pondasi ekonomi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.


“Jadi itulah sebab tanggul sungai kita tidak bisa dinormalisasi segera. Karena dianggarkan bupati sekarang sangat kecil di bawah 3 persen. Inilah keadaan kita,” urai UAS. (sya)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Usung Agenda Besar ‘Panca Misi’, Politisi Muda dari Ulu Ini Sebut Butuh Peran Masyarakat Mewujudkannya

DAERAH JAMBI

Bupati Tanjabbar Dengarkan Pidato Presiden RI Sidang Tahunan MPR RI

DAERAH JAMBI

Didaulat jadi Narasumber Pelatihan di BPP, Begini Kata Bupati

DAERAH JAMBI

Jumat Berkah, Bupati Serahkan Bantuan Rp10 Juta ke Masjid Sabilah Muhtadin

DAERAH JAMBI

1.467 PPPK di Tanjabbar Terima SK, Fitrah : Terima kasih Pak Bupati

DAERAH JAMBI

UAS Ketemu UAS Meriahkan Tahun Baru Islam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

DAERAH JAMBI

Kapolres Tanjabbar Agung Basuki Imbau Masyarakat Jangan Sebarkan Hoax dan Ujaran Kebencian

DAERAH JAMBI

Bupati Tanjabvar Anwar Sadat Perkuat Sinergi dengan Ditjen Pemasyarakatan Jambi