LIVE TV
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Anwar Sadat Ikut Prihatin dan Serahkan Bantuan Tutup Festival Arakan Sahur, Bupati Ceritakan Kenangan Masa Kecil Safari Ramadhan Betara Kiri, Bupati Paparkan Peruntukkan Zakat dari TPP Polres Tanjabbar Gelar Apel Operasi Ketupat Idul Fitri 1443H Bupati Anwar Sadat Sidak, Harga Sembako di Tungkal Stabil

Home / DAERAH JAMBI / POLITIK

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:15 WIB

Tegaskan Perubahan, UAS Tidak Ingin Lagi Sektor Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Dikucilkan

DEWARTA.COM – Calon Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat KH Drs Anwar Sadat, M.Ag (UAS) mengatakan, pemerintah harus hadir dan berpihak pada petani dan nelayan di Tanjab Barat.


Dikatakan UAS, Berkah itu menurut imam Ghazali adalah kebaikan kebaikan yang terus bertambah. 


“Istilah dalam politik point of change, yaitu perubahan perubahan  ke arah kebaikan. Maka istilah ini sangat tepat untuk kita, melihat kondisi kita saat ini,” kata UAS di hadapan masyarakat dan relawan pendukung, di Kecamatan Senyerang, Rabu (14/10/20).


“Banyak program kita nanti bersentuhan langsung dengan masyarakat kita. Jadi kita tidak usah bicara program yang muluk-muluk,” tegas UAS.

Baca Juga  Salurkan JPS, Pemerintah Akui Terkendala Tumpang Tindih Data


Pembangunan ekonomi masyarakat kita di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ujar UAS, berlandaskan tiga pondasi ini pekebunan, pertanian, perikanan.


“Hal ini sesuai dengan wilayah kita.Kita akan usahakan memaksimalkan tiga sektor ini untuk menyejahterakan masyarakat kita. Caranya dengan menambah penganggaran di tiga sektor ini,” kata UAS.


Menurut UAS, bagaimana sektor perkebunan bisa bagus jika alokasi anggaran kecil hanya kurang dari 3 persen. 


Contohnya, untuk normalisasi sungai pembuatan tanggul dibutuhkan dana  sekitar Rp 7 Miliar. Dan jika hanya dengan mengandalkan dana desa jelas tidak akan cukup uangnya. 


Jika abrasi terjadi air pasang saat hujan, maka air akan lambat turun, dan akan terdampak pada buah pinang dan kelapa kita tidak maksimal lagi buah rusak karena kebun tergenang air.

Baca Juga  Bupati Pastikan Gelar Sholat Ied Sesuai Prokes

Dikatakan UAS, bagaiman pun bagus program kalau duit tidak cukup. Bagaimana mau membangun dan memajukan Kabupaten ke arah yang lebih baik lagi. 


Kedepan nanti kalau APBD kita sekitar Rp 1,2 Triliun per tahun, maka kita alokasikan 5 persen sekitar Rp 60 miliar untuk membangun pondasi ekonomi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.


“Jadi itulah sebab tanggul sungai kita tidak bisa dinormalisasi segera. Karena dianggarkan bupati sekarang sangat kecil di bawah 3 persen. Inilah keadaan kita,” urai UAS. (sya)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Usung Agenda Besar ‘Panca Misi’, Politisi Muda dari Ulu Ini Sebut Butuh Peran Masyarakat Mewujudkannya

DAERAH JAMBI

Bupati Buka Pelatihan Canting Emas

DAERAH JAMBI

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna ke-empat Perubahan APBD TA 2021

DAERAH JAMBI

Safari Ramadhan Betara Kiri, Bupati Paparkan Peruntukkan Zakat dari TPP

DAERAH JAMBI

Siswa SMA 1 Minta Maaf, Bupati Ajak Yasinan

DAERAH JAMBI

Bupati dan Wabup Targetkan Perbaikan Jembatan Halte Pengabuan Ini di APBDP

DAERAH JAMBI

Desa Pulai Raya Terus Berbenah, Listrik Mulai Terpasang

DAERAH JAMBI

Bupati UAS Dapat Kejutan dari Wabup Hairan