LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI / POLITIK

Senin, 16 November 2020 - 18:47 WIB

Pengamat : UAS-Hairan Paling Ditakuti Rival, Pergerakan Kartini Anshar Diakui Publik

DEWARTA.COM – Dari tiga pasang kandidat bupati dan wakil bupati Tanjab Barat, Nomor Urut 1 Mulyani – Amin (MULIA), Nomor Urut 2 KH Anwar Sadat (ANSHAR), dan Nomor Urut 3 Muklis – Supardi (BEDA).

Pengamat perpolitikan di Pilkada Tanjab Barat 2020, Luthfi mengatakan bahwa dengan mengamati dinamika perkembangan politik yang sedang berlangsung, kata Luthfi, Paslon Nomor Urut 2 Anwar Sadat-Hairan digembar-gemborkan sejumlah pihak sebagai kandidat pada posisi terakhir dalam memperoleh dukungan. Sebaliknya 2 Paslon rival diidentikan berada pada level bersaing ketat.


Namun berbagai manuver dalam bentuk media sosial tersebut kata Lutfhi justru berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.


Dalam masa-masa kampanye ini justru paslon Ustad KH Anwar Sadat-Hairan (ANSHAR) yang kian hangat diperbincangkan bahkan menjadi pasangan yang ditakuti pesaing atau rival politiknya.

Luthfi berasumsi jika intrik politik seperti serangan di medsos hanya manuver untuk mendownkan simpatisan paslon 02 dan itu biasa dikala Pilkada.

Baca Juga  UAS Curahkan Banyak Perhatian pada Nelayan serta Keluarga, Jika Dipercaya akan Tetap Dilanjutkan


“Bila kita mau jujur UAS-Hairan ini adalah pasangan paling ditakuti rival,” kata Lutfi kepada awak media, Senin (16/11/20).


Dia berujar Elektabilitas Ustadz KH Anwar Sadat (UAS) tinggi bukan hanya cerita warung kopi atau isapan jempol belaka.


“Tapi memang UAS memiliki militan yang sangat kuat tersebar di seluruh wilayah Dapil, sukar memang mempengaruhi militan,” tambahnya.


Pergerakan UAS-Hairan juga terbilang paling kompak, mulai paslon sendiri (UAS-Hairan) partai pengusung, Tim dan Relawan. 


Ditambah lagi gerakan istri UAS Hj. Fadhillah yang setiap saat bersosialisai ke masyarakat khusunya perempuan.


“Masyarakat mengakui itu, hanya dia istri calon Bupati yang paling aktif turun ke masyarakat khusunya kalangan kaum perempuan,” katanya.

Baca Juga  Laporan Poktan Imam Hasan di SP3, Kadisbunak Tanjabbar Lapor Balik


Sebenarnya, lanjut Pria yang pernah berprofesi wartawan ini masyarakat sudah cerdas bahwa isu yang digiring lawan adalah propaganda yang tidak obyektif, dan sudah bisa dibaca figur siapa yang merasa ketakutan dengan majunya UAS bergandeng Hairan perwakilan milenial.


“Masyarakat di era teknologi hari ini, sangat tidak mudah dengan adanya propaganga politik. Cara tersebut tidak akan mampu menggeser pilihan politik rakyat yang sudah memutuskan untuk mendukung UAS,” tegasnya.


Nah, buktinya UAS sendiri bahkan Tim Pemenangannya soal serangan-serangan di media sosial seperti itu meresponnya dengan santai.


Mereka tidak terlalu mempersoalkan manuver pihak lain, tentu UAS berpikir menghabiskan energi jika merespon hal-hal yang tak ada manfaatnya.


“Mereka tetap fokus saja pada upaya pemenangan. Karena menerurut saya UAS-Hairan yakin masyarakat juga tidak goyah dengan isu-isu begituan,” pungkasnya. (tim)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Tanjabbar Siap Gelar Pilkada, Anggaran Rp 26 M Dikucurkan

DAERAH JAMBI

Bupati UAS Hadiri Bimtek ARKAS Tahun Anggaran 2023

DAERAH JAMBI

Terpilih Aklamasi, H. Habibi Resmi Pimpin PW Ansor Jambi 2024-2028

DAERAH JAMBI

Wabup Katamso Kunker ke BPJN Jambi Bahas Perbaikan Infrastruktur di Tanjung Jabung Barat

DAERAH JAMBI

Sertijab Bupati – Wakil Bupati 2021-2024 Berjalan Mulus

DAERAH JAMBI

PT LPPPI Gotong Royong Massal Dukung Gerakan Nasional Kebersihan Lingkungan

DAERAH JAMBI

Dibuka Bupati, Dinas PUPR Tanjabbar Meriahkan Hari Bhakti PUPR ke-80 Gelar Turnamen Bola Voli Cup 2025

DAERAH JAMBI

Capaian 2024 Turun ke 7%, Tanjab Barat Gas Target Stunting 6,65% di 2025