LIVE TV
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Anwar Sadat Ikut Prihatin dan Serahkan Bantuan Tutup Festival Arakan Sahur, Bupati Ceritakan Kenangan Masa Kecil Safari Ramadhan Betara Kiri, Bupati Paparkan Peruntukkan Zakat dari TPP Polres Tanjabbar Gelar Apel Operasi Ketupat Idul Fitri 1443H Bupati Anwar Sadat Sidak, Harga Sembako di Tungkal Stabil

Home / DAERAH JAMBI / POLITIK

Minggu, 18 Oktober 2020 - 10:20 WIB

Jawab Kritikan, H Assek : Untuk Apa Cerita Besar, Kalau Yang Kecil Tidak Selesai

DEWARTA.COM – Menjawab kritikan dari rival politik yang menilai sosok Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Ustad Drs KH Anwar Sadat  (UAS) – Hairan minim gagasan.


Hal ini dijawab tegas oleh ketua tim pemenangan dan koalisi partai, H Assek, ia mengatakan bahwa visi misi UAS – Hairan memang sederhana saja dan tidak muluk-muluk. 


Karena menurut politisi sekaligus pengusaha kelapa dan pinang yang terbilang sukses itu, alangkah lebih baiknya jika kita bicara konsep yang bisa terjangkau, realistis dan memang dibutuhkan masyarakat saat ini. 


Ketimbang bercerita program besar, sementara kondisi keuangan daerah dan masa jabatan bupati serta wakil bupati hanya sekitar 3 tahun untuk periode 2021-2024 mendatang.

Baca Juga  HUT Tanjabbar ke-56, Bupati Ajak Intropeksi dan Kejar Prestasi


“Ya, memang benar visi misi UAS – Hairan sangat sederhana tidak membuat mimpi mimpi,” ujar H Assek, Minggu (18/10/20).

Menurut H Assek, dirinya pernah terlibat obrolan cukup penting dengan Cabup UAS sebelum pencalonan. Saat itu UAS, kata H Assek menerangkan bahwa ia tidak mau membuat kecewa masyarakat dengan menebar janji janji yang sulit terealisasi. 


“Kata UAS saat itu, untuk apa kita cerita besar. Kalau hal yang kecil di depan mata tidak selesai,” tutur H Assek, mengulang ucapan UAS.

Baca Juga  Pemkab Tanjabbar Perkuat Kerjasama dengan Pemprov Riau Bangun Konektivitas Pembangunan


“Pikiran, pernyataan, dan hati harus sejalan dan sosok itu ada pada UAS,” terang H Assek.

Seperti diketahui, ada banyak persoalan mendasar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Mulai dari pemerataan pembangunan infrastrukur jalan yang tidak cukup hanya diatasi dengan cara tambal sulam lalu dalam waktu lama kemudian terbengkalai lagi.

Selain itu ada persoalan angka kemiskinan yang masih tinggi dimana Tanjabbar bertengger di peringkat ke-2 se-Provinsi Jambi, serta persoalan pendidikan dan kesehatan stunting yang masih menonjol. (sya)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

DPRD Gelar Rapat Paripurna Delapan Raperda

DAERAH JAMBI

Pemkab Tanjabbar Luruskan Soal Masuk Zona Merah COVID-19

DAERAH JAMBI

Ciptakan Pemilu Aman, Jujur, dan Adil, Tiga Paslon Sepakat Teken Kampanye Damai

DAERAH JAMBI

Bupati Safrial Sambut Ramah Pengurus SMSI Tanjabbar

DAERAH JAMBI

Bupati Tanjabbar Sidak ASN Pagi Ini, Ada Apa?

DAERAH JAMBI

Cabup UAS Luncurkan Program Ini Bentuk Generasi Melek Aksara Al Qur’an

DAERAH JAMBI

Konferensi Pers, UAS : Terima kasih Banyak Semuanya, Mari Sama-sama Kita Bangun Tanjabbar Berkah

DAERAH JAMBI

Desa Pulai Raya Terus Berbenah, Listrik Mulai Terpasang