LIVE TV
Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati Anwar Sadat Ikut Prihatin dan Serahkan Bantuan Tutup Festival Arakan Sahur, Bupati Ceritakan Kenangan Masa Kecil Safari Ramadhan Betara Kiri, Bupati Paparkan Peruntukkan Zakat dari TPP Polres Tanjabbar Gelar Apel Operasi Ketupat Idul Fitri 1443H Bupati Anwar Sadat Sidak, Harga Sembako di Tungkal Stabil

Home / DAERAH JAMBI / POLITIK

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:58 WIB

Cabup UAS Luncurkan Program Ini Bentuk Generasi Melek Aksara Al Qur’an

DEWARTA.COM – Calon Bupati Tanjung Jabung Barat, Ustad KH Drs Anwar Sadat, M.Ag (UAS) tegaskan, akan mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Dengan memberikan perhatian lebih pada sektor pendidikan agama, termasuk di dalamnya pada hal-hal yang paling mendasar dan sering luput dari perhatian pemerintah pembuat kebijakan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama ini.


Dikatakan UAS, hal paling mendasar yang akan dibenahinya adalah dengan menerapkan aturan wajib bisa baca Al Qur’an pada anak lulusan Sekolah Dasar (SD) dan sederajat. 


Sehingga saat akan naik ke jenjang sekolah menengah para calon pewaris generasi bangsa ini sudah bisa membaca kitab suci Al Quran dengan baik.

Baca Juga  DPC PKB Kabupaten Tanjabbar Deklarasikan Muhaimin Iskandar Capres 2024


“Walaupun kita agak terlambat, jika dibanding dengan  Pulau Jawa, Kalimanatan, Aceh, Medan, Riau, dan Bengkulu, karena hampir semua kabupaten sudah buat aturan ini dimana anak SD wajib bisa baca Al Qur’an dan tidak akan diterima di SMP jika tidak bisa baca Al Quran,” kata UAS, Sabtu (17/10/20). 


Bahkan di Aceh, ujar UAS, calon bupati pun wajib bisa baca Al Qur’an sebagai syarat maju pilkada.


“Sebagian kita ini kan sudah sepuh dan akan menua. Mudah-mudahan dengan kebijakan aturan wajib bisa baca kita suci Al Qur’an ini saat kita wafat nanti ada yang bisa baca Al Qur’an, dan mendoakan kita. Dan insyaallah moral dan akhlaknya pun akan ikut baik juga jika mengenal Al Qur’an,” ujar mantan staf pengajar IAIN Sultan Thaha Saifudin itu.

Baca Juga  Anwar Sadat Presiden Mesir Sekaligus Juru Damai dan Pahlawan Pembebasan


Dijelaskan UAS, dirinya merasa risau dan terpanggil menyampaikan hal ini, karena sejauh ini nampakny belum ada pemilik kebijakan yang sampai memikirkan dan membuat kebijakan yang mewajibkan anak yang naik ke tingkat Sekolah Menengah saat mulai memasuki usia remaja sudah bisa baca Al Qur’an. 


“Kami mau melepas beban dan kewajiban sebagai orang tua, jika meninggalkan anak nanti dan si anak tidak bisa baca Al Qur’an maka kita sebagai orang tua yang akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak,” tandas UAS. (sya)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Puluhan Tahun Terbengkalai, Bupati Perintahkan Perbaiki Pintu Air

DAERAH JAMBI

Hadiri Haul di Bram Itam Bersama Wagub, Bupati Sampaikan Hal Ini

DAERAH JAMBI

Jenguk Pasien Sakit Jantung di RSUD Daud Arif, Bupati Beri Kartu Berobat Gratis

DAERAH JAMBI

Netizen Heboh, Guru Ngaji Ini Dapat Hadiah Mobil dari Baim Wong

DAERAH JAMBI

Warga Bram Itam Hadiahi UAS dengan Kalungan Bunga dan Lantunan Shalawat Nabi

DAERAH JAMBI

UAS Ajak Tim Relawan dan Pendukung Berjuang dan Menang dengan Cara Bermartabat

DAERAH JAMBI

Patuhi Prokes, Hairan Sama dengan UAS Coblos TPS 04, Didampingi Keluarga

DAERAH JAMBI

Bupati Safrial Buka Pelaksanaan Suntik Vaksin Covid- 19 di Tanjabbar