LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI

Senin, 29 Agustus 2022 - 20:17 WIB

Bupati Tanjabbar Hadiri Rakor bersama Kemenko Polhukam RI

DEWARTA.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat,Drs. H. Anwar Sadat M, Ag hadiri sekaligus menjadi narasumber dalam rapat koordinasi (Rakor) Bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia tentang pembahasan permasalahan konflik masyarakat 9 Desa dengan PT. Dasa Anugrah Sejati ( DAS ) bertempat di Double Tree by Hilton Jakarta Pusat, Senin (29/8/22).

Rakor di pimpin langsung oleh Asisten Deputi 4/V Kamtibmas Kemenko Polhukam Republik Indonesia Brigjen Pol Drs. Lakoni S.H, M.H. turut hadir Asisten 1 Provinsi Jambi Bersama TIMDU Provinsi, Perwakilan Kepala Kanwil BPN Provinsi, Kadis Perkebunan Provinsi Jambi, Wakapolres Tanjab Barat Kompol Alhajat, S.IK, Asisten Pemerintahan dan Kesra Hidayat S.H M.H, Asisten Ekonomi Dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab M.M, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Tanjab Barat Acep Vikcy Rosnidar, S.H Danramil 419-02/ Tungkal Ulu Kapten Inf Boimin SN , Plt. Kadis Kesbangpol Efrizal S.P, Plt. Kadis Perkebunan dan Peternakan Fauziah S.Pt dan Kabag SDA Suparti S.T, M.H.

Baca Juga  Wabup Hairan Hadiri Penyerahan DIPA dan TKD Tahun 2023

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dirjen Perkebunan Doris monica mengatakan, terkait dengn konflik PT DAS dengan sembilan kelompok tani. yang dapat kami sampaikan hanya subtansi norma kewajiban bagi pemilik usaha perkebunan sesuai peraturan kementan.

“Ketika perusahaan telah memperoleh izin usaha perkebunan, ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi salah satunya adalah fasilitasi pembangunan kebun masyarakat yang sering disebut dengan plasma, ini sudah merupakan amanah dari negara kepada perusahaan-perusahaan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tempat usaha mereka,” Pungkas monica.

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat mengatakan lebih kurang 22 Tahun PT DAS sudah ada di Tanjabbar yang didirikan dari tahun 1997 seluruh norma yang sudah tertuang di dalam aturan menteri Perkebunan tidak dilaksanakan, seperti perkebunan inti rakyat (PIR) dan plasma

Baca Juga  Bupati Tanjabbar Pimpin Rakor Kenaikan Harga BBM

” Dari awal mereka berdiri sampai saat ini tidak melaksanakan kewajiban, Baik dengan pola kemitraan, plasma , hibah apalagi bagi hasil,” Kata bupati.

Ia menyebutkan, awal berdirinya PT DAS mengajukan izin kementerian Perkebunan sebagai lahan perkebunan coklat dan karet hari ini mereka sudah mengubah menjadi perkebunan sawit. Konflik ini semakin hari semakin meluas ketika HGU PT DAS mau habis pada tahun 2023.

Sesuai aturan dirjenbun dua tahun sebelum HGU nya habis, mereka sudah harus mengurus segala perizinan, tetapi sampai hari ini belum ada. Hal ini lah yg membuat masyarakat menduga-duga.

” Jangan-jangan HGU mereka sudah diperpanjang kembali, karena PT DAS tidak melibatkan Pemerintah Daerah, begitu dugaan masyarakat. Kami berharap dalam penyelesaian ini Tim Terpadu Kabupaten harus dilibatkan terus, sehingga kita bisa mengontrol dimana ada kekurangannya,” Tutup bupati.(mas)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Staf Ahli Bupati Bantah Galang Dana Pernikahan Anak UAS

DAERAH JAMBI

Wabup Hairan Hadiri Pembukaan MTQ Kecamatan Senyerang ke-XIII

DAERAH JAMBI

Ambil Nomor Urut Paslon Dilarang Konvoi

DAERAH JAMBI

Bupati Anwar Sadat Dampingi Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Ke Korban Kebakaran Parit I

DAERAH JAMBI

Polairud Amankan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Masuk Perairan Kuala Tungkal

DAERAH JAMBI

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Puji Pemkab dan Dekranasda Tanjabbar Berhasil Kembangkan Batik Lokal

BUDAYA

Jenguk Mantan Anggota Dewan yang Terbaring Sakit, UAS Suapi Makanan : Ambo Ini Orang Baik

DAERAH JAMBI

Alat Berat Terlalu Lama Terparkir, Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sebelum Lebaran Sudah Pindah