LIVE TV
JN Menang Telak, Nahkodai Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal PT LPPPI Sukses Hidupkan Kawasan Hijau, Panen Semangka “Montok” Bersama Petani Binaan Sijago Merah Ngamuk Lagi Tengah Malam di Pemukiman Warga, Belasan Bangunan Ludes Pelantikan Panwascam Tanjab Barat Berlangsung Khidmat, Ketua Bawaslu : Hari Ini Istimewa Miris, 31 Kali Kebakaran Januari Hingga Oktober 2022 di Tanjabbar

Home / DAERAH JAMBI

Rabu, 10 Mei 2023 - 08:02 WIB

Bupati Tanjab Barat Kecewa pada Gubernur dan Wagub

DEWARTA.COM – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat mag menyesalkan dan kecewa terhadap Gubernur, Wakil Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi terkait telah disahkannya peta indikatif pada Perda RT RW tapal batas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung timur.

Dirinya menyesalkan bahwa banyak putra-putra Tanjung Jabung Barat yang menjadi salah satu unsur pengambil kebijakan di provinsi Jambi, tidak pro terhadap pembangunan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Seperti halnya wakil gubernur, wakil gubernur adalah putra yang berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dirinya pun seperti tak peduli akan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Selain itu DPRD provinsi utusan masyarakat Tanjung Jabung Barat juga melembek saja melihat kebijakan yang merugikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat tanpa ada bantahan atau semacamnya.

Baca Juga  Komisi II Rencanakan Pemanggilan Direktur RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Terkait Pengadaan Obat-obatan

Dengan adanya pengesahan Perda yang dianggap Kabupaten Tanjung Jabung Barat sangat merugikan. Bupati juga menyampaikan jika pengesahan ini merupakan hal yang diskriminatif yang dilakukan oleh Gubernur Jambi.

“Perda ini sangat merugikan, pengambil kebijakan di provinsi Jambi seperti gubernur dan DPRD itu zalim kepada daerah Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati Anwar Sadat, Rabu (10/5/23)

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat pun tidak akan tinggal diam. Langkah-langkah hukum pun akan diambil pemerintah Kabupaten terkait telah disahkannya peraturan daerah yang telah menzalimi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga  Pemkab Tanjabbar Bersama Perwakilan BI Provinsi Jambi Gelar HLM TPID

“Kita akan melakukan kajian, dan tidak akan tinggal diam segera kita akan mengambil langkah-langkah hukum yang telah diatur oleh undang-undang,” katanya.

Bupati juga menjelaskan jika satu-satunya ada kesepakatan yang pernah ada adalah peta tahun 2013 di mana sudah sangat final hingga pemasangan patok batas.

“Dari catatan yang pernah ada, Pemerintah Kabupaten saat itu telah menganggarkan 2 miliar untuk pematokan batas antar Kabupaten,”jelas Bupati.

Untuk itu bupati juga mengkritik jika peta indikatif Perda provinsi Jambi tak bisa dijadikan pedoman karena tidak menjamin kepastian.

“Pertanyaannya kenapa Kemendagri dan Pemprov tak mau mengacu kepada peta yang definitif dan telah disepakati pada tahun 2013,” demikian kata Bupati.(mas)

Share :

Baca Juga

DAERAH JAMBI

Jawab Kritikan, H Assek : Untuk Apa Cerita Besar, Kalau Yang Kecil Tidak Selesai

DAERAH JAMBI

Bawaslu Tanjab Barat Resmi Dilantik, Ketua Bawaslu, Amrina: Kami Siap Kawal Pemilu Berintegritas

DAERAH JAMBI

Indra Safari Ketua Tim Relawan Muklis-Supardi Mundur, Tanpa Sebutkan Alasan

DAERAH JAMBI

Segera Putuskan Pendamping, Anwar Sadat Kantongi Rekomendasi Maju Pilkada Tanjabbar

DAERAH JAMBI

Khatib Jumat di Masjid Nurul Ikhlas, Bupati Ajak Sambut Ramadhan Penuh BERKAH dengan Hati Gembira

DAERAH JAMBI

Inspektur Wabup Katamso, Pemkab Tanjab Barat Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI

DAERAH JAMBI

Bupati Tanjab Barat Pastikan Mudik Jalur Laut Lancar dan Selamat

DAERAH JAMBI

Bupati Tanjabbar Hadiri Peluncuran Buku Batik